-->

Pengetahuan Tentang Menggambar Ornamen

Thursday, July 24, 2014 : 7:17:00 AM

a. Pengetahuan Ornamen
  Ornamen atau ragam hias lahir di Indonesia sejak jaman Mesolitikum yaitu ssaat manusia prasejarah telah menggunakan batu sebagai alat untuk mencari nafkah. Ornamen yang tertera pada peninggalan alat-alat tersebut masih sangat primitif dan dimaksudkan sebagai lambang yang bersifat spiritual. Secara etimologi Ornamen berasal dar bahasa Yunani yaitu Ornare yang berarti hiasan atau perhiasan. Semula ornamen-ornamen tersebut berupa garis seperti: garis lurus, garis patah garis miring, garis sejajar dan garis lengkung lingkaran dan sebagainya yang kemudian berkembang menjadi bermacam-macam bentuk yang beraneka ragam bentuknya. Pada masa sekarang ornamen termasuk bagian dari seni rupa dan kerajinan. Gambar Ornamen atau yang lebih dikenal dengan  seni ragam hias adalah gambar yang menitik beratkan pada hiasan atau dekorasi yang difungsikan untuk tujuan tertentu yang bersifat estetis.

b. Unsur-Unsur Ornamen 
    Menggambar tidak terlepas dari unsur-unsur yang saling mendukung antara satu dengan yang lain . Unsur yang dimaksud yaitu : titik, garis, bidang bentuk, ruang dan warna.

c. Fungsi Ornamen
   Fungsi ornamen dapat dibedakan menjadi dua yaitu : Fungsi religius yang erat berhubungan dengan kegiatan Upacara keagamaan dan spiritual untuk menolak bala, mendatangkan rejeki dan lain-lain. Sedangkan ornamen sebagai fungsi terapan  digunakan untuk menghias benda-benda seni . Seperti pada hasil kerajinan, gerabah, bangunan, mebeler atau sebagai dekorasi untuk menambah nilai estetis semata.

d. Motif Ornamen
   Motif Ornamen sesuai perkembnaganya dibagi menjadi tiga bagian masing-masingmempunyai sejarah sendiri-sendiri yaitu motif tradisional, motif klasik dan modern.

garis gelombang dan lingkaran

ikal

tumpal

swastika

Guirlance


Motif seigi empat (Berlian)


A.Prosedur Menggambar Ornamen
   Menggambar ornamen memerlukan kecerdasan dan ketelitian tersendiri, sehingga hasil yang diharapkan akan menjadi karya yang estetis dan kharismatis. Gambar ornamaen biasanya terdiri dari ornamen sudut, ornamen pinggir dan ornamen tengahan. Namun demikian menggambar ornamen menggambar ornamen memerlukan teknik tersendiri terutama dalam penggambaran motif secara repetitif. Maka dalam hal ini diperlukan suatu pola yang sama, senada dan indah.

Dalam pewarnaan ornamen dapat digunakan teknik sungging atau gradasi warna. Ornamen juga diaplikasikan untuk mendukung penampilan suatu karya baik sebagai hiasan semata atau untuk meningkatkan nilai estetis dari karya tersebut. Bentuk yang dipakai untuk menggambar ornamen dapat banyak mengacu pada stilasi flora, fauna atau manusia dan lingkungan alam.

B.Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang harus dipersiapkan adalah :
a. Pensil dan penghapus untuk membuat sket /eksplorasi bentuk-bentuk
b. Jangka penggaris ( Segitiga dan lurus)
c. Rapido, boxy, drawing pen
d. Gunting cutter dan penjepit kertas
e. Kertas gambar (manila, pandalarang, karton dll)
f. Cat poster , cat tembok, spidol warna
g. Palet untuk cat air dan tempatnya, kain lap /kapas
h. Kuas cat air (sebaiknya dipilihnomor ganjil :1,3,5,7,9)
i. Alas gambar dam maf untuk menyimpan karya.

- Alat yang digunakan:
   1. Pengharis ukur
       Digunakan untuk menentukan jarak ukuran yang dikehendaki, terbuat dari plastik,kertas, kain atau plat.

   2. Pensil dan tinta warna
       Digunakan untuk memberikan tanda batas pada kertas dalam pemolaan

   3. Gunting
       Digunakan untuk memotong kertas

   4. Jangka


   5. Kuas
       Alat ini juga untuk membersihkan kotoran pada produk jadi
   6. Tempat cat /palet sebagai tempat untuk cat

- Bahan
   1. Kertas gambar
   2. Cat poster/cat air 

Langkah Kerja Pembuatan Ornamen:
1. Mempersiapkan pealatan yang diperlukan sebagai langkah awal bekerja.
2. Membuat sketsa /eksplorasi bentuk atau motif ornamen yan akandibuat
3. Membuat garis pertolongan pada kertas gambar
4. Membuat detail pada sketsa ornamen dengan rapido atau drawing pen
5. Mempersiapkan pewarnaan
6. Mewarnai dengan teknik yang sudah dikuasai
7. Merapikan karya ornamen sebagai penyelesaian akhir.

C. Proses Menggambar Ornamen



Gambar Motif Tradisional Geometrik



Gambar. Motif tradisional Flora ukuran 15x15 Cm



Contoh Gambar Ornamen: 

Motif Kreatif Geometrik Abstrak Menggunakan unsur-unsur garis lingkaran, segitiga , bujur sangkar dsb.


 Gambar Motif Kreatif Geometrik Abstrak ukuran pola 9x9cm

  

Gb. Gantungan Kunci dengan ornamen motif kreatif geometrik abstrak




Gb. Ornamen motif Tradisional Majapahit


Contoh Penerapan Ornamen pada benda kerajinan


Sekian Artikel dari kami semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kalian semua.

Saat ini 0 comments :