Setiap kali Anda bekerja yang pertama kali harus disiapkan adalah peralatan yang siap ditempat dan dengan kondisi yang siap pakai. Peralatan pengukuran dan penanda adalah
1. Alat Ukur
a. Mistar Baja
Mistar baja dibuat dari stainless steel dalam berbagai ukuran, mulai dari 10mm sampai dengan 100mm. Kegunaan mistar baja adalah untuk mengukur panjang dan lebar bidang datar serta alat bantu dalam membuat garis lurus.
b. Penggaris Siku
Penggaris siku adalah penggaris berbentuk seperti huruf “L“ yang terdiri dari dua bagian, yaitu blok atau pegangan dan daun pengukur. Kegunaan penggaris siku adalah untuk
1) menarik garis dan membuat garis sejajar
2) memeriksa/mengukur sudut, dan
3) memeriksa kerataan suatu permukaan benda kerja.
c. Jangka Tusuk
Jangka tusuk dibuat dari baja karbon tinggi dengan bagian ujung runcing.
Kegunaan jangka tusuk adalah untuk
1) membuat/menggambar garis lingkaran
2) mengukur suatu jarak, dan
3) membagi lingkaran
4) membagi jarak sama panjang, dan
5) meggambar sudut.
d. Jangka Tongkat
Jangka tongkat adalah jangka yang memiliki baut-baut penyetel pada tiap kakinya.
Fungsi jangka tongkat adalah untuk:
1) Memegang jarum tusuk dan mengatur jarak jangkauan
2) Membuat garis lingkaran yang lebar atau besar dan tidak terjangkau oleh jangka tusuk.
2. Alat Penanda
a. Pena gores
Pena gores dibuat dari baja karbon tinggi dengan bagian ujung dikeraskan. Fungsi pena gores adalah untuk menarik garis dan memberi tanda dengan goresan. Cara yang betul dalam menggores ialah dengan menggunakan pena gores dan mistar.
1) Mata pena gores ditekan serapat mungkin ketepi mistar
2) Pena gores dipegang dengan tangan kanan dan diimpit antara ibu jari, telunjuk, dan jari tengah seperti memegang pensil.
b. Penitik
Penitik dibuat dari baja karbon tinggi yang dikeraskan. Badan diberi guratan atau sisi dibuat segi enam. Penyenter dengan sudut 90 derajat dipergunakan untuk pusat lingkaran, dan sudut 60 derajat dipergunakan untuk penitik garis goresan.
3. Cara menggunakan Penitik
a. Peganglah penitik secara tegak lurus, tempatkan hati-hati pada garis goresan
b. Ketok setiap titik satu kali secara perlahan
c. Periksa kedudukan tanda. Jika sudah tepat, ketok lebih keras sekali lagi.
4. Cara Mengukur dan Menandai
a. Letakkan pelat logam di atas meja kerja yang datar dengan ketinggian 90–100cm, panjang 150 cm dan lebar 50 cm
b. Ukur dan tandai ukuran yang dikehendaki dengan alat penanda sampai kelihatan tanda garisnya
c. Dari garis tanda di atas letakkan penggaris siku menyilang ke bawah, tariklah garis dengan penanda dari penggaris siku atas sampai ke bawah
d. Didapatlah tanda garis membujur lurus dari atas ke bawah, garis tersebut sebagai batas pemotongan.
c. Rangkuman
Alat ukur plat logam ada beberapa macam menurut fungsinya yaitu mistarbaja, penggaris siku, jangka tusuk, jangka tongkat. Sedangkan alat untuik menandai adalah penitik dan pena gores.
1. Alat Ukur
a. Mistar Baja
Mistar baja dibuat dari stainless steel dalam berbagai ukuran, mulai dari 10mm sampai dengan 100mm. Kegunaan mistar baja adalah untuk mengukur panjang dan lebar bidang datar serta alat bantu dalam membuat garis lurus.
![]() |
Mistar Baja |
Penggaris siku adalah penggaris berbentuk seperti huruf “L“ yang terdiri dari dua bagian, yaitu blok atau pegangan dan daun pengukur. Kegunaan penggaris siku adalah untuk
1) menarik garis dan membuat garis sejajar
2) memeriksa/mengukur sudut, dan
3) memeriksa kerataan suatu permukaan benda kerja.
![]() |
Penggaris Siku |
Jangka tusuk dibuat dari baja karbon tinggi dengan bagian ujung runcing.
Kegunaan jangka tusuk adalah untuk
1) membuat/menggambar garis lingkaran
2) mengukur suatu jarak, dan
3) membagi lingkaran
4) membagi jarak sama panjang, dan
5) meggambar sudut.
![]() |
Jangka Tusuk |
d. Jangka Tongkat
Jangka tongkat adalah jangka yang memiliki baut-baut penyetel pada tiap kakinya.
Fungsi jangka tongkat adalah untuk:
1) Memegang jarum tusuk dan mengatur jarak jangkauan
2) Membuat garis lingkaran yang lebar atau besar dan tidak terjangkau oleh jangka tusuk.
![]() |
Jangka Tongkat |
2. Alat Penanda
a. Pena gores
Pena gores dibuat dari baja karbon tinggi dengan bagian ujung dikeraskan. Fungsi pena gores adalah untuk menarik garis dan memberi tanda dengan goresan. Cara yang betul dalam menggores ialah dengan menggunakan pena gores dan mistar.
1) Mata pena gores ditekan serapat mungkin ketepi mistar
2) Pena gores dipegang dengan tangan kanan dan diimpit antara ibu jari, telunjuk, dan jari tengah seperti memegang pensil.
![]() |
Jenis-jenis Pena Gores |
Penitik dibuat dari baja karbon tinggi yang dikeraskan. Badan diberi guratan atau sisi dibuat segi enam. Penyenter dengan sudut 90 derajat dipergunakan untuk pusat lingkaran, dan sudut 60 derajat dipergunakan untuk penitik garis goresan.
3. Cara menggunakan Penitik
a. Peganglah penitik secara tegak lurus, tempatkan hati-hati pada garis goresan
b. Ketok setiap titik satu kali secara perlahan
c. Periksa kedudukan tanda. Jika sudah tepat, ketok lebih keras sekali lagi.
![]() |
Penitik Pusat & Pena Tusuk |
a. Letakkan pelat logam di atas meja kerja yang datar dengan ketinggian 90–100cm, panjang 150 cm dan lebar 50 cm
b. Ukur dan tandai ukuran yang dikehendaki dengan alat penanda sampai kelihatan tanda garisnya
c. Dari garis tanda di atas letakkan penggaris siku menyilang ke bawah, tariklah garis dengan penanda dari penggaris siku atas sampai ke bawah
d. Didapatlah tanda garis membujur lurus dari atas ke bawah, garis tersebut sebagai batas pemotongan.
![]() |
Gambar Mengukur |
![]() |
Gambar Menandai dengan Menggores |
Alat ukur plat logam ada beberapa macam menurut fungsinya yaitu mistarbaja, penggaris siku, jangka tusuk, jangka tongkat. Sedangkan alat untuik menandai adalah penitik dan pena gores.
Saat ini 0 comments :
Post a Comment